RSS

Geliat Bisnis Menjelang Lebaran, Sebuah Ritual (1)

03 Sep

Lebaran yang terjadi setahun sekali selalu didahului berbagai macam ritual dari sisi ekonomi. Coba bayangkan betapa banyak aktifitas yang meningkat menjelang Lebaran. Berapa banyak bisnis yang bergantung pada ritual tahunan ini. Beberapa bisnis mengalami lonjakan menjelang Lebaran, bahkan beberapa hanya beraktivitas hanya menjelang Lebaran.

Coba saya sebut satu persatu, pertama tentu saja bisnis transportasi. Berapa banyak manusia urban yang mudik ke daerah asal mereka. Meskipun pemerintah belum bisa memberikan pelayanan transportasi memadai (padahal sudah bertahun2 lho), tapi pemudik malah bertambah dari tahun ke tahun. Bisnis transportasi menangguk lonjakan omzet dan tentu saja kenaikan marjin akibat diberlakukan tarif tuslah. Bayangkan saja tarif KA Gajayana hari biasa sekitar 300.000, melonjak menjadi 500.000, dan tetap diburu pemudik.

Bisnis lain yang bersinggungan dengan transportasi adalah, agen/biro tour & travel. Berapa banyak orang yang memesan tiket melalui agen, memesan hotel melalui agen, atau memesan produk tur & pariwisata. Karena buat sebagian orang, Lebaran identik dengan liburan yang harus diisi dengan berwisata.

Hotel hotel juga menangguk keuntungan, bagi pemudik yang berkantong tebal tentu memilih menginap di hotel daripada merepotkan sanak saudara. Hotel hotel di seputar Malang dan terlebih Batu pasti sudah fully booked menjelang Lebaran.

Oh ya yang berhubungan dengan transportasi adalah bisnis produk transportasi, misal produsen motor dan mobil. Terutama motor, pasti laris manis  menjelang Lebaran, lebih lebih sekarang perusahaan finance & leasing mempermudah kredit kendaraan bermotor. Mobil maupun motor baik baru ataupun bekas pastilah dicari pemudik.

Bisnis lain yang tak kalah heboh meraup panen Lebaran adalah garmen terutama busana muslim. Lebaran pastilah dirayakan dengan bersilaturahmi, dan silaturahmi idealnya dengan busana yang bagus kalau bisa baru. Teman teman komunitas TDA yang berbisnis garmen pasti sumringah panen raya menjelang Lebaran.

Bisnis makanan juga tak kalah hebohnya. Kue kering, minuman ringan, dan makanan lainnya yang lazim disuguhkan saat Lebaran, pastilah mengalami peningkatan produksi. Aremafood.com bisnis saya juga mengalami peningkatan, produk produk kami seperti keripik buah dan keripik tempe bisa juga disajikan menjadi hidangan Lebaran, sebagai alternatif lain dari kue kue kering yang biasa ada pas Lebaran.

Begitu juga bisnis makanan oleh oleh, di Malang sentra sentra makanan khas Malang seperti di daerah Sanan yang terkenal dengan produksi keripik tempenya, pastilah bersiap siap menyambut lonjakan pembeli menjelang Lebaran. Bahkan sesudah Lebaran, makanan tsb masih saja dicari pemudik untuk dibawa ke daerah asalnya sebagai oleh oleh buat para tetangga.

Kalau dihitung satu persatu banyak sekali bisnis yang menunggu nunggu saat Lebaran. (bersambung)

 
Leave a comment

Posted by on 03/09/2010 in bisnis, produk, TDA

 

Tags: , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: